Tampilkan postingan dengan label Perdagangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perdagangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Februari 2015

Aceh Juga Memiliki Batu Bacan "Samudera Pasai Gemstone'

Batu Bacan adalah yang ditemukan di Kecamatan Bacan Barat Halmahera Maluku Utara sehingga batu yang dianggap bernyawa tersebut menggunakan nama sesuai ditemukannya. Batu itu sebenarnya terbagi menjadi 3 janis yaitu Bacan Obi, Doko Dan Bacan Palamea. Ketiga jenis batu tersebut ditemukan dari wilayah yang sama yaitu Maluku Utara. Mekipun ketiganya berasal dari wilayah yang sama namun memiliki karakteristik berbeda satu sama lain, sehingga hanya 2 jenis saja yaang paling terkenal dipasaran.

Aceh juga memiliki jenis batu bacan yang kami temukan di Komplek Makam Malikussaleh jenisnya persis sama dengan Bacan Palamea yang mempunyai ciri warna pada jenis bacan ini hijau kebiruan. 
Terkadang kami dari Komunitas Samudera Pasai Gemstone juga heran dan timbul tanda tanya kenapa di komplek Makam Malikusssaleh ini ada semua jenis batu? Dari batu mulia akik dan lainnya. Batu yang ini sekarang kami berinama Bacan Samudera Pasai.

Inilah Foto Batu Bacan Samudera Pasai:

Batu Bacan Aceh Samudera Pasai

Batu Bacan Aceh Samudera Pasai
READ MORE - Aceh Juga Memiliki Batu Bacan "Samudera Pasai Gemstone'

Rabu, 11 Februari 2015

Batu Mulia Aceh "Samudera Pasai" Garnet, Zamrud dan Ruby

Batu Samudera Pasai, Cempaka, Garnet, Zamrud dan Ruby
Batu Garnet Samudera Pasai sangat jarang kita dengar dikeseharian, kalau di Aceh sering kita dengar Giok, Cempaka, dan jenis lain sebagainya. Padahal sebenarnya batu Garnet di Aceh khususnya di Komplek Makam Sultan Malikussaleh atau sangat dikenal dengan kerajaan SAMUDERA PASAI, Batu Garnet sering ditemukan oleh para pecinta batu, meskipun kecil tapi harganya mahal. Batu Garnet  dengan Batu Topaz hampir sama karena memiliki tingkat kekerasan yang hampir sama (sekitar 6,5-7,5 skala Mohs). Tapi karena Batu Garnet sangat jarang diperjual belikan di Aceh bahkan Indonesia sehingga keindahannya pun jarang menghiasi counter-counter penjualan Batu Mulia di Aceh atau kota-kota lain di Indonesia. Illahi mentakdirkan batu Garnet memiliki kumpulan mineral yang mempunyai kristal rhombic dodecahedrons dan trapezohedrons, serta memiliki komposisi kimia utamanya ialah kalsium, magnesium, aluminium, ferum2+, ferum3+, kromium, mangan, dan titanium. 
Batu Samudera Pasai, Cempaka, Garnet, Zamrud dan Ruby

Batu garnet memiliki bermacam jenis. Hal ini karena adanya perbedaan dari komposisi kimianya dan membawa dampak pada perbedaan warna, di Samudera Pasai sering ditemukan jenis Garnet rhodolite yang memiliki warna dasar merah jambu. Garnet ini mempunyai kilauan luster yang sangat kuat dan ada yang mempunyai inclusion yang menarik, dan yang saya temukan adalah Garnet Grossular memiliki warna dasar hijau, hijau-kekuningan, kuning-madu dan mempunyai kristal yang lengkap di dalam bentuk rhombic dodecahedrons dan kadangkala dengan trapezohedrons. Garnet ini didapati dalam dua bentuk transparent dan semi-opaque. Garnet Grossular juga banyak ditemukan di di Sri Lanka (kuning madu), Amerika, Madgascar (hijau), Kenya, dan Tanzania (hijau dan warna lain), dan Pakistan.

Garnet mempunyai kekerasan 6.5 hingga 7.5 pada skala Mohs (Skala 7 – 7,5) sehingga dikategorikan sebagai Batu Permata kelas III, sekelas dengan Citrine dan Tourquise. Menurut info, pada masa lalu, Batu garnet sudah dipergunakan untuk perhiasan di jaman Sultan Malikussaleh “Samudera Pasai” atau pada jaman Mesir Kuno.

Mitos seputar manfaat dari Batu Garnet

Batu Garnet adalah salah satu Batu yang luput dari kesan mistis karena memang Batu ini tidak cocok bila digunakan untuk sesuatu yang metafisik. Tapi disamping kemewahannya, batu Garnet diyakini sebagian masyarakat memiliki khasiat berupa kekuatan untuk menerangi malam dan mencegah mimpi buruk, dapat menjaga keselamatan pemakainya dalam perjalanan dan mencegah kecelakaan, Menyeimbangkan gangguan di kelenjar Thyroid, mengatasi kurangnya toleransi terhadap orang lain, mengurangi kekerasan hati. Selain itu yang unik adalah sebagai hadiah bagi rekan yang akan pergi jauh, dengan keyakinan suatu saat akan berjumpa lagi. Bagi anda para peminat bebatuan, jangan berlama-lama hanya membayangkan keindahannya…tapi mengingatlah pada Sang Maha Penciptanya.
Batu Samudera Pasai, Cempaka, Garnet, Zamrud, dan Ruby.

Selain Garnet di Samudera Pasai juga sering ditemukan batu mulia jenih Zamrud, Ruby dan lain-lain, Karena saya sangat cinta batu garnet saya maka disini saya membahas dengan detil dan singkat tentang batu-batu yang saya koleksi. Koleksi lainnya bisa anda lihat di foto, ada Zamrud, Ruby dan cempaka. 

Zamrud (Be3Al2SiO6) adalah batu permata atau batu mulia yang berwarna hijau sampai hijau tua. Zamrud termasuk mineral silikat beril(mengandung beryllium) dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium. Adanya vanadium dan besi yang menyertai kelumit kromium akan menyebabkan ragam zona pada warna hijau tersebut. Kekerasan zamrud termasuk tinggi (7,5 dalam skala Mohr). Penghasil zamrud kualitas tinggi adalah Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Australia, dan Brasil.

Ruby atau Mirah delima, adalah batu permata berwarna merah yang dapat bervariasi antara merah muda hingga merah darah dan merupakan salah satu jenis dari mineral korundum (aluminium oksida). Warnanya terutama disebabkan oleh kromium. Namanya berasal dari buah delima yang isinya berwarna merah. Rubi alami sangat jarang, tetapi rubi buatan dapat difabrikasi dengan cukup murah. Rubi dianggap merupakan salah satu dari empat batu berharga bersama dengan safir, zamrud, dan intan. Harga batu rubi terutama ditentukan oleh warna. Warna merah paling berkilau dan paling bernilai dapat berharga sangat tinggi melampaui rubi lain dengan mutu yang sama. Setelah warna, berikutnya adalah kejernihan: batu yang jernih menandakan harga tinggi. 

Oleh: Awan Muis Bentoo | Sumber: Buku Asian Gemstones dan wikipedia

READ MORE - Batu Mulia Aceh "Samudera Pasai" Garnet, Zamrud dan Ruby

Senin, 09 Februari 2015

TEMUAN BARU INDOCRES NEON ACEH ASLI DARI TANAH GAYO

Indocres Neon Aceh | Awan Muis Bentoo
Saat ini, jenis Giok yang tengah booming di kalangan pecinta batu mulia ini adalah Giok Indocrase Neon, Giok Merah, dan Giok Kuning, ketiga jenis tersebut hanya ada di Kabupaten Aceh Tengah tepatnya di Lumut dan Gemboyah.
“Ke-3 jenis Giok ini paling dicari saat ini, dan hanya ada didaerah kita, kolektor dari Geudong Lhokseumawe, Nagan Raya dan Sungai Dareh Sumatera Barat banyak yang datang kesini, mereka tau aturan Pemerintah kita belum ada, sehingga mereka bawa alat canggih dan tenaga ahli kesini untuk mengeruk kekayaan batu Giok kita, masa kita hanya tinggal diam,” tanya Edi Tebe seorang Kolektor dan pecinta Batu Giok.
Menurutnya, selain paling banyak dicari harga ke-3 jenis batu Giok ini juga terbilang sangat tinggi, karena mempunyai karakter yang tidak terdapat di jenis Giok lainnya. Dan yang perlu diketahui, meski Giok dikawasan Gayo saat ini masih, namun jika dicari secara terus-menerus kemungkinan saat ini Giok Gayo juga sudah menipis.

Tanya: Kenapa batu ini dinamakan Idocrase Neon?  

Jawab: Idocrase Neon adalah 1 jenis varian unggulan dari Idocrase Aceh yang mempunyai titik api didalam batu tersebut. Neon hanya ditemukan pada idocrase edisi pertama aceh & info lengkap ada di majalah Gemstone maret 2014.

Tanya: Apa ciri-ciri utama batu Idocrase Neon? 

Jawab: Ciri fisik berwana kuning jernih terang dan sedikit berbias hijau. Batu ini secara visual mirip kapsul minyak ikan.

Tanya: Saya baru beli yang diakui Seller sebagai Idocrase Neon Aceh tapi kok warnanya putih?  

Jawab: Dasar proses Neon itu adalah daging putih dan bisa bermetamorfosis atau berubah warna tetapi yang perlu diketahui hanya produk Idocrase edisi ke-1 lah yang bisa seperti itu tidak untuk produk keluaran setelah itu. Tapi batu Idocrase Neon Aceh tetap menjadi buruan para kolektor batu mulia.

Tanya: Apa beda Idocrase Neon dan Idocrase Solar?

Jawab: Idocrase Neon berwarna kuning kehijauan keemasan (seperti warna kunang kunang) sedangkan Idocrase Solar berwarna seperti minyak solar tetapi tetap dalam 1 keluarga varian idocrase.

Tanya: Kok harganya mahal?

Jawab: Harga itu relatif karena kualitas Neon tidak ada tandingannya hingga saat ini. Bila Anda menginginkan batu yang cantik dan berkualitas tinggi, maka bersiap-siaplah merogoh kocek Anda semakin dalam..
Indocres Neon Aceh | Awan Muis Bentoo

Indocres Neon Aceh | Awan Muis Bentoo
Inilah Indocres Neon Aceh  Yang Saya Punya (Awan Muis Bentoo) :) ;)
READ MORE - TEMUAN BARU INDOCRES NEON ACEH ASLI DARI TANAH GAYO

Senin, 26 Januari 2015

“Samudera Pasai” Surga Bagi Penggila Batu


Batu Mulia Samudera Pasai
tu mulia dan akik kian hari kian diminati banyak kalangan. Tak hanya kaum tua saja, kaum muda pun kini acapkali membicarakan batu mulia dan akik di setiap kesempatan bercengkrama. Seperti yang terlihat di 'Gampong Asan Kecamatan Samudera, Aceh Utara, tepatnya di sentra penjualan ataupun pengasahan batu mulia dan akik, di Gampong Asan Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, Aceh.

Meski terkesan kaki lima, deretan pengasah maupun penjual batu mulia dan akik di sana rupanya tergolong menjual lengkap beragam jenis batu dengan mulai harga puluhan ribu hingga puluhan juta bahkan mencapai ratusan juta. Pantas jika kemudian banyak
penggila batu mulia maupun akik menganggap tempat ini sebagai surga bagi mereka yang ditinggalkan oleh kerajaan Samudera Pasai.

Awan Muis Bentoo, 
"Sekarang penjualnya semakin menjamur, karena memang batu mulia dan akik tengah jadi trend di masyarakat," ujar Awan MuisBentoo, salah seorang pemuda penghobi batu mulia dan akik di Gampong Asan Kecamatan samudera, Kabupaten Aceh Utara tepatnya di kawasan kerajaan Samudera Pasai, Kamis 22 Januari 2015.
Ia juga mengaku, jika dompetnya semakin menebal setelah batu mulia dan akik kian meroket. Kondisi ini dikatakannya terjadi sejak satu tahun belakangan.
"Saya jual batu mulia dan akik di sini sudah lima tahun sebelum batu asal Aceh barat itu populer. Tetapi, satu tahun ini yang paling terasa. Batu mulia dan akik laris manis kayak kacang goreng," ungkapnya sumringah.

Soal batu favorit, rupanya batu asal Samudera Pasai, Sapphire, Rubi,Zamrud,Garnet dan lain sebagainya yang tengah dilirik banyak orang, termasuk warga Negara tetangga Malaysia dan Singapore. Meski harganya tembus puluhan juta rupiah, selalu saja ada yang mencari batu yang dipercaya hidup itu.

Saking populernya batu tersebut, warga Negara tetanggapun ikut berburu batu tersebut, tetap saja batu jenis ini laku di pasaran internasional.
"Di sini juga banyak yang jual batu yang murah dan terjangkau, harganya mulai Rp100 ribuan," utaranya.

Sementara itu, salah seorang konsumen, H. Yusrizal (Om Yoes) nama populernya, warga kelahiran Kandang Lhokseumawe, mengaku sengaja datang ke Gampong Asan Samudera lantaran ternama sejak dulu tepatnya para penggila batu. Ia bahkan mengaku pernah keluar negeri dan mencari batu mulia dan akik, namun ternyata batu di negara yang ditujunya banyak yang berasal dari Samudera Pasai.

Saat ditemui, H. Yusrizal atau Om Yoes nampak membeli batu jenis Sapphire. Ia terlihat mengeluarkan lima belas lembar uang Rp100 ribuan untuk menebus batu tersebut.

Laporan: AMB 

Inilah Beberapa Jenis Batu Mulia Asal Samudera Pasai
Batu Mulia Samudera Pasai
                                                         Batu Mulia Samudera Pasai
Batu Mulia Samudera Pasai


READ MORE - “Samudera Pasai” Surga Bagi Penggila Batu

Rabu, 21 Januari 2015

Batu Mulia dan Batu Akik Samudera Pasai | Gampoeng Asan Geudong

Tgk. Kayi sedang melayani penghobi batu
Beberapa pemuda dan anak-anak ikut memperhatikan proses pembuatan batu akik tersebut. Sekilas tidak ada yang istimewa dari batu-batu itu, nyaris sama dengan batu akik kebanyakan. Hanya saja batu akik Samudera Pasai didapat dari dalam tanah.

Pengelola usaha tersebut menggali tanah yang diduga merupakan lokasi sisa kerajaan terdahulu. Selain batu akik, pengelola yang juga pemilik lahan juga kerap menemukan pecahan mangkuk atau piring yang terbuat dari keramik serta barang lainnya. Temuan itu diduga kuat berasal dari sisa-sisa kerajaan Samudera Pasai.


Yusrizal sedang mengasah batu
Usaha pembuatan batu akik itu berada di Gampong Asan, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Berjarak beberapa ratus meter dari Makam Sultan Malikussaleh.

Gubuk sederhana punya Tgk. Kayi ini terbuka berukuran 2x3 meter itu berada di bawah rimbunan pohon jambu dengan jarak sekitar 200 meter dari jalan pusat Keude Geudong menuju jalan Malikussaleh. Usaha kecil itu berjalan dengan omset puluhan juta setiap bulannya.






Yusrizal sedang mengilatkan batu
Di depan gubuk terdapat sebuah rak kaca yang ditempatkan untuk memajang batu akik yang telah jadi. Mulai ukuran kecil, sedang hingga besar. beberapa di antaranya sudah diikat menjadi cincin siap pakai untuk ukuran jari dewasa.

“Pembuatan batu akik ini sudah berjalan hampir 6 tahun. Saya (Awan Muis Bentoo) dan teman saya merupakan penghobi yang rencananya akan membeli batu Rubi dan Garnet, sedangkan usaha ini milik Tgk Kayi, yang pagi harinya juga mengajar di SDN 12 Samudera Gampoeng Asan Samudera . Jika ada kunjungan pendatang atau penziarah dari luar negeri khususnya Malaysia, omset penjualan di atas Rp 2,5 juta per harinya. 

Awan Muis Bentoo pembeli batu
“Di sini hanya kita sediakan batu akik kelas menengah ke bawah dengan harga di bawah Rp 500 ribu. Sedangkan batu akik kelas atas dengan harga Rp 500 ribu – Rp 20juta, kita membawa ke pameran atau dipasarkan oleh agen.

Yusrijal menambahkan, dari ribuan batu akik yang ditemukan di dalam tanah, terdapat juga batu mulia.
“Ada yang berwarna oranye jenis tourmaline, sedangkan yang merah merupakan delima siam dan yang agak merah jambu ini namanya Rubi Mulia, dan yang berwarna campuran abu-abu kehitaman itu jenis garnet,” tukasnya sambil menunjukan batu mulia miliknya.[]



Dibawah Ini adalah koleksi Batu saya dari Samudera Pasai

Batu Cincin Samudera Pasai Koleksi
Batu Cincin Samudera Pasai Koleksi
Batu Cincin Samudera Pasai Koleksi
Batu Cincin Samudera Pasai Koleksi
Batu Cincin Samudera Pasai Koleksi

Batu Cincin Samudera Pasai Koleksi




READ MORE - Batu Mulia dan Batu Akik Samudera Pasai | Gampoeng Asan Geudong

Idocrase Bio Solar Giok Aceh

Selama 24 tahun berbisnis batu mulia saya belum pernah melihat batu seindah Giok Aceh,” kata AB Hamdi, pengusaha batu mulia di pusat batu mulia Rawabening, Jakarta.
Hamdi mengatakan, Giok Aceh mempunyai ciri khas, jika dipegang terasa dingin. Berbeda dengan batu mulia dari Garut dan batu bacan yang tidak dingin tapi memiliki kelebihan warna yang indah.
Sayangnya, batu mulia yang sudah menjadi primadona itu kurang diekspos. Akibatnya, ada banyak pengusaha batu mulia luar negeri yang menggunakan nama dari negara lain seperti batu Taiwan.
Anda tertarik dengan batu Giok Aceh? Penasaran merasakan sensasi batu yang memiliki kadar kekerasan 7,2 Skala Moh’s? Cobalah datang ke Kampong Asan Geudong Kec. Samudera. Atau kunjungi www.awanmuisbentoo.blogspot.com, Aceh utara. Dijamin takkan kecewa. Karena batu Giok  Aceh, memiliki kualitas nomor dua di dunia. Sekedar gambaran, batu kelas satu dunia, memiliki kadar kekerasan 8-10 Moh’s. Sementara Giok Aceh, memiliki kadar kekerasan 7,2 Skala Moh’s. Edit: Awan Muis Bentoo




READ MORE - Idocrase Bio Solar Giok Aceh

Jumat, 05 Desember 2014

Batu Cincin Tapak Jalak Samudera Pasai Aceh

Batu Tapak Jalak – Penghobi batu akik mungkin sudah sangat familiar dengan jenis batu tapak jalak atau batu dengan motif unik. Batu ini memiliki ciri garis melintang berbentuk tanda plus (+) pada bagian atas batu sehingga terkesan sangat unik dan menarik untuk dijadikan perhiasan.

Nama pada batu ini ‘Tapak Jalak’ bukan terletak pada karakter dan kristal batu melainkan lebih pada mutif atau gambar sebagai ciri khasnya. Warna bisa bervariasi ada yang hitam, merah, kuning, coklat, putih, hijau atau warna lain yang memiliki garis lurus dan melintang seperti tanda tambah (+) sebagai ciri untuk bisa disebut batu cincin tapak jalak.

Batu dengan motif seperti ini sudah sangat pepuler dikalangan penghobi dan banyak dipakai sebagai mata cincin, namun sebenarnya bisa digunakan untuk berbagai macam perhiasan terlebih jika batu itu memiliki corak bening dan mengkristal tentu akan sangat cantik untuk dibuat permata seperti liontin atau perhiasan model lainnya.

Khasiat Batu Tapak Jalak

Di masyarakat, terutama bagi penghobi jenis batu akik ini termasuk salah satu dari sekian banyak batu paling dicari karena di percaya memiliki khasiat dan dianggap sebagai batu berkhodam yang bisa mendatangklan keberuntungan, Ooops... Tapi Saya Tidak Percaya yang begituan, saya hanya penghobi biasa saja HEHEHE.. :)

    Khasiat Batu Tapak Jalak: Bagi mereka yang percaya Untuk keselamatan, kekebalan dari berbagai jenis senjata, Pengasihan, Menangkan kejahatan makhluk gaib dan nyata, Menambah karisma dan kewibawaan, cocok bagi mereka yang sudah punya pasangan (kerukunan dan keharmonisan) dalam rumah tangga dan lain-lain.

Ciri Batu Tapak Jalak Asli
Sama dengan batu akik pada umumnya, jenis batu ini tentu ada yang sentitis, jika ingin benar-benar mendapatkan yang asli sebaiknya berhati-hati saat akan membeli disamping batu ini cukup langka juga harga yang ditawarkan biasanya sangat mahal

Untuk membedakan keaslian batu ini juga sama dengan batu permata pada umumnya perlu pemeriksaan laboratorium untuk memastikan bahwa batu itu benar-benar asli, tapi biasanya batu asli dengan yang sentitis bisa dibedakan secara kasat mata.
Oleh: Awan Muis Bentoo 

READ MORE - Batu Cincin Tapak Jalak Samudera Pasai Aceh

Batu Cincin Koleksi Samudera Pasai Termahal Dunia

Dibawah ini beberapa gambar yang telah kami pilihkan untuk anda tentang Batu Batu Cincin Koleksi Samudera Pasai Aceh yang termahal Termahal, dan sangat top of the top :D Hehe.


Disertai gambar yang menjadi sebuah informasi menarik dan teraktual, gambar dari berita Batu Batu Cincin Koleksi Samudera Pasai Aceh Termahal di Dunia, Semoga anda dapat memperoleh informasi maupun artikel yang sesuai dengan apa yang anda butuhkan

Klik Untuk Melihat Foto-Foto Batu Koleksi Samudera Pasai Gemstnone
READ MORE - Batu Cincin Koleksi Samudera Pasai Termahal Dunia

Batu Mulia Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai-Aceh ikut Ikut Kontes se-Asia Tenggara


Batu mulia peninggalan Kerajaan Samudera Pasai, Aceh,  diikut sertakan dalam kontes batu mulia se-Asia Tenggara atau Indonesian Gemstone Competition and Exibition Serie II dan Biggest Gemstone Fair in South East Asia pada 17 hingga 21 September 2014 di Mangga Dua Town Square, Jakarta.

“Dari Lhokseumawe hanya ada satu peserta kontes, yaitu saya. Kita akan ikut dalam kategori batu gambar, anti dan mulia,” ujar Sayed Ahmad Sabiq atau akrab disapa Yed Mad kolektor batu asal Kota Lhokseumawe,
Dikatakannya, daya tarik batu mulia peninggalan masa Sultan Malikussaleh, antara lain manik-manik yang dipakai oleh keluarga raja yang ditemukan oleh pihaknya. Selain itu, tambah Yed Mad, beberapa batu temuan terbaru peninggalan kerajaan Islam itu turut dipamerkan.
“Keindahan batu Sultan Malikussaleh tidak kalah dengan batu jenis lainnya,” ungkap Yed Mad.
READ MORE - Batu Mulia Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai-Aceh ikut Ikut Kontes se-Asia Tenggara

Batu Mulia Samudera Pasai (Safir)

Safir (Bahasa Ibrani: ספּיר sapir) adalah bentuk kristal tunggal aluminium oksida (Al2O3), suatu mineral yang dikenal sebagai korundum. Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal besar untuk berbagai keperluan, termasuk komponen optik inframerah, permukaan jam, jendela yang kuat, dan wafer untuk deposisi semikonduktor seperti nanorod GaN.

Kelompok korundum termasuk aluminium murni. Sejumlah kecil unsur lain seperti besi, titanium, dan kromium memberikan warna biru, kuning, merah muda, ungu, jingga, atau kehijauan terhadap safir. Safir termasuk semua variasi kualitas mineral korundum kecuali yang memiliki warna merah jenuh penuh, yang dikenal sebagai rubi.  Batu mulia ini banyak di dapatkan oleh masyarakat Aceh Utara tepatnya di kawasan kerajaan Sultan Malikussaleh (Samudera Pasai).

READ MORE - Batu Mulia Samudera Pasai (Safir)

Batu Cincin Mulia Samudera Pasai (Rubby Top)

Mirah delima, merah delima, atau batu rubi adalah batu permata berwarna merah yang dapat bervariasi antara merah muda hingga merah darah dan merupakan salah satu jenis dari mineral korundum (aluminium oksida). Warnanya terutama disebabkan oleh kromium. Namanya berasal dari buah delima yang isinya berwarna merah. Rubi alami sangat jarang, tetapi rubi buatan dapat difabrikasi dengan cukup murah. Rubi dianggap merupakan salah satu dari empat batu berharga bersama dengan safir, zamrud, dan intan.

Harga batu rubi terutama ditentukan oleh warna. Warna merah paling berkilau dan paling bernilai dapat berharga sangat tinggi melampaui rubi lain dengan mutu yang sama. Setelah warna, berikutnya adalah kejernihan: batu yang jernih menandakan harga tinggi.

Batu mulia ini banyak di dapatkan oleh masyarakat Aceh Utara tepatnya di kawasan kerajaan Sultan Malikussaleh (Samudera Pasai). Oleh: Awan Muis Bentoo
READ MORE - Batu Cincin Mulia Samudera Pasai (Rubby Top)

Rabu, 26 November 2014

Tulisan Gwe

READ MORE - Tulisan Gwe

Photo Awan Muis Bentoo

               Awan Muis Bentoo


Acara Yudisium Mahasiswa Politeknik Lhokseumawe

Awan Muis Bentoo
Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo


Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo

Awan Muis Bentoo
Awan Muis Bentoo

READ MORE - Photo Awan Muis Bentoo
 

Join Followers

Entri Populer Saat Ini

Total Pengunjung Site

Pencarian Google

Translate